Popularitas Hamas Naik setelah Perang Gaza

Di kalangan warga Palestina, popularitas Hamas naik sejak perang 22 hari di Gaza, demikian hasil jajak pendapat terakhir.
Jika sebuah pemilihan umum diadakan hari ini, maka pemimpin Hamas Ismail Haniyah akan mengungguli Mahmud Abbas, boneka barat yang kini menjabat sebagai presiden Palestina dan pemimpin Fatah yang getol menyerukan kesepakatan damai dengan israel.
Jajak pendapat yang melibatkan 1270 responden di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza ini dilakukan dari 5-7 maret silam. Pada saat yang bersamaan, faksi-faksi Palestina ini mencoba mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintah persatuan memanfaatkan mediasi Mesir.
Hamas, yang dicap oleh Barat sebagai sebuah “Organisasi Teror,” memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada 2006 dan mengambil alih kontrol atas Jalur Gaza setahun kemudian setelah melalui konflik senjata dengan Fatah.
Perang 22 hari telah merenggut 1300 syuhada Palestina, menghancurkan 5000 tempat tinggal dan memporakporandakan infrastruktur pemerintahan dan ekonomi Jalur gaza.
Hasil jajak pendapat mengungkapkan bahwa Haniyah memperoleh 47 persen suara, mengungguli Abbas dengan 45 persen suara, sekiranya pemilihan dilakukan hari ini. Padahal tiga bulan sebelumnya, Abbas memperoleh 48 persen suara dan Haniyah hanya memperoleh 38 suara.
Like this:
Masukan ini dipos pada 10 Maret 2009 16:53 dan disimpan pada Akhbar . Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda.
25 Maret 2009 pada 09:23
keep writing, brother!
what about other islamic country?
had u been written about them?
why do u foccus on Palestine only?
31 Maret 2009 pada 14:50
Wait for our next articles, bi idznillah..